Matamu keruh, boleh aku menjernihkannya?
Senyummu masam, boleh aku memaniskannya?
Hatimu berserakan, boleh aku merapihkannya?
Harapanmu hilang, boleh aku mencarinya?
Karena kau sudah lelah dengannya, aku selalu siap bahkan menjadi bonekamu
Melihat harapanmu yang baru hadir bersamaku, aku siap
Karena itu yang aku bisa
Semoga nanti... menjadi yang kita bisa
Jika tidak bisa, aku ingin seseorang yang sama sepertimu
Aku tahu itu salah, karena tidak ada orang yang senang jika disamakan
Karena itu, kau sajalah
Apa kau mau?
Meski aku tak pernah kau lihat sekarang
Tapi setidaknya, dalam sedetik waktuku saja aku akan bersama dalam setiap kebersamaan waktumu
Tersenyumlah
Maka aku akan merasa dua kali lebih hidup
Meski bukan untukku, setidaknya melihatnya saja sudah merasa baik
Itu sudah benar
Karena kamu merupakan telingaku yang tak akan pernah aku bisa lihat secara langsung terus menerus
Tapi, selagi aku di sini
Biarkan kita saling bermain, setidaknya aku
By#SepintasLalu
