Entri yang Diunggulkan

Allah maha asik

saat semua kembali ke aktivitas yang padat..
hanya sapaan demi sapaan yang tertambat...
lambat sang waktu membuat rindu semakin membengkak...
hanya satu bait dalam relung waktu untuk yang terbentang jarak...
disini di ruangan sekian kali sekian aqu berkutat di dengan file-file yang menjadi teman lara saat rindu merajai relung kalbu..
Ya Allah aqu ingin memeluk mereka yang hampir senja itu...
ingin mengusap wajah yang hampir pudar dengan keriput penuaan..
Ya Allah rindu ini semakin tebal saat qu tatap wajah -wajah itu di layar 4,7 inci..
hanya keteduhan syair MU yg membuat qu kuat..
Sabar itu yang terpatri dalam diri...karena qu selalu percaya janji MU ya Rabbi qu...
Tak berselang waktu KAU tunjukkan kekuasaan qu..
walau hanya 24 jam qu bisa memeluk mereka...
dari bonus deadline qu yang selalu tepat waktu...mereka memberi beberpa digit di tabungan qu..





Allah..Allah...Allah...KAU maha asik...
dapat 2 gratis tiket...walau yang buat mezzaluna itu beli sendiri..
tapi senang bisa memeluk mereka dengan nyata...
ucap syukur tak henti-hentinya..
akhir 3 orang tersayang qu ...lending dengan selamat di tempat ini..
sungguh menunggu lendingnya mereka membuat tak sabaran...hanya doa yang bisa qu panjat dalam menjaga perjalanan mereka..
rona bahagia tak bisa aqu sembunyikan di arrival room,menetes air itu di pipih qu...bahagia dan syukur atas kebesaran MU ya Rabbi..
10.30 akhir qu bisa memeluk mereka,,...cium tangan yang dengan kuat selama ini membesarkan qu..
harubiru suasana...di room itu..
perjalanan laut qt pun tempuh,..pembicaraan demi pembicaraan mengalir begitu saja...yang hanya berisi kerinduan..
bidadari penyelamat tidak hentinya memeluk qu..
aahhhh....semua masih kayak mimpi...
walau dalam hati kecil ada yang qu sesali,kenapa mereka harus tau apa yang qu lakukan di sini di negeri antah berantah,n pasti untuk sebagian waktu aq harus kerja meninggalkan mereka..
akhirnya sampai,beristirahat di tempat yang agak jauh dari kediaman qu..
ingin berlama-lamaan tapi ponsel sudah kesekian kali berbunyi...
panggilan emban tanggung jawab lagi...masih ingin bercengkeraman..memastikan mereka safety saat qu tinggal sebentar....kembali hingga gelap pekat...padahal hati ingin satu sa'af bersama mereke..
setelah sampai qu dapat mereka masih duduk santai di teras,qu tau ada pembahasan serius di sana